silahkan anda membaca y? semoga bermanfaat

Minggu, 13 Mei 2012

filsafat ilmu

Filsafat (philosophy), dari bhs Yunani philosophia, dari akar kata philos (cinta) atau  philia (persahabatan, tertarik pada) dan sophos atau sophia (kearifanDefinisiÒSecara istilah:1.Upaya spekulatif untuk menyajikan suatu Pandangan sistematis serta lengkap tentang seluruh realitas.2.Upaya utk mealitas akhir dan dasar serta nyata.3.Upaya utk menentukan batas2 dan jangkauan pengetahuan: sumbernya, hakikatnya, keabsahannya dan nilainya.5.Harun Nasution: filsafat adalah berfikir menurut tata tertib (logika) dengan bebas (tdk terikat oleh dogma, tradisi, dan agama) dan dengan sedalam-dalamnya, sehingga sampai ke dasar-dasar persoalan

filsafatÒKarakter berpikir filsafat:1.Menyeluruh (hakikat ilmu dalam konstelasi pengetahuan lainnya).2.Bersifat mendasar (tdk percaya begitu saja bahwa ilmu itu benar. Mengapa ilmu dapat disebut benar? Bagaimana proses penilaian berdasarkan kriteria tsb dilakukan? Apakah kriteria itu sendiri benar? Lalu benar sendiri itu apa?

Bidang telaah filsafatÒFilsafat menelaah segala masalah (sesuai wataknya yg spekulatif) yg dpt dipikirkan manusia.ÒYg dipermasahkan : hal2 yg pokok.ÒTerjawab masalah yg satu, filsafat merambah masalah lainnya.ÒSetiap zaman memiliki masalah pokoknya (yang menjadi mode). 

Cabang2 filsafatMula-mula ada 3 cbg:1.Logika (apa yg disebut benar / salah?)2.Etika (apa yg dianggap baik / buru?)3.Estetika (apa yg dianggap indah / jelek?)Kemudian berkembang dan bertambah:4.Metafisika (filsafat ttg ada: ttg keberadaan zat, ttg hakikat pikiran serta keterkaitan antara zat dan pikiran).5.Politik( ttg organisasi sosial/pemerintahan yg ideal)Kelima cabang tsb kemudian berkembang lagi menjadi cabang-cabang filsafat yg mempunyai bidang kajian yg lebih spesifik, antara lain:
1.Epistemologi (filsafat pengetahuan)2.Etika (filsafat moral)3.Estetika (fisafat seni)4.Metafisika 5.Politik (filsafat pemerintahan)6.Filsafat agama7. Filsafat ilmu8. Filsafat pendidikan 9. Filsafat hukum 10. Filsafat sejarah 11. Filsafat  matematika

IlmuÒBerasal dari bahasa Arab: alima, ya’lamu, ‘ilman dengan wazan fa’ila , yaf’alu, yg berarti: mengerti memahami.ÒDlm bhs Inggris disebut science dari bhs Latin  scientia (pengetahuan) – scire (mengetahui). Sinonimnya dalam bahasa Yunani adalah episteme.ÒPengetahuan tentang suatu bidang yg disusun secara bersistem menurut metode2 tertentu yg dpt digunakan utk menerangkan gejala2 tertentu dibidang tersebut. (KUBI)Any organized knowledge (Mulyadi Kartanegara). Menurutnya, Ilmu dan sains (science) tdk berbeda, terutama sblm abad 19, tetapi setelah itu sanis lebih terbatas pada bidang-bidang fisik atau inderawi, sedangkan ilmu melampauinya pada bidang-bidang non fisik, seperti metafisika

Ciri-ciri ilmuIlmu adalah pengetahuan yg memiliki ciri, tanda dan syarat tertentu yaitu:ÒSistematik ÒRasional ÒEmpiris (walaupun sebagian ahli menolaknya, karena realitas tdk mesti empiris)ÒUniversalÒobyektif,ÒDapat diukur (dan dibuktikan)

Perbedaan ilmu & pengetahuanÒIlmu : bagian dari pengetahuan yg terkalsifikasi, tersistem dan terukur serta dpt dibuktikan kebenarannya secara empirik.ÒPengetahuan: keseluruhan pengetahuan yg blm tersusun baik mengenai metafisik maupun fisik.
ÒAtau  pengathuan yaitu informasi yg berupa common sense, sedangkan ilmu sdh nerupakan bagian yg lebih tinggi dari itu karena memiliki metode dan mekanisme tertentu.

Filsafat ilmuBagian dari epistemologi (filsafat pengetahuan)Mengkaji hakekat ilmu (ontologis, epistemologis, dan aksiologis)Ilmu mrpkn cabang pengetahuan yg memiliki ciri2 tertentu.Filsafat ilmu sering dibagi menjadi filsafat ilmu2 alam dan filsafat ilmu2 sosil.Pembagian ini lebih merupakan pembatasan bidang yg ditelaah (tdk mencirikan cabang filsafat yg bersifat otonom)Ilmu memang berbeda  dari pengetahuan-pengetahuan secara filsafat, ttp tdk terdapat perbedaan yg prinsipil antara  ilmu2 alam dan ilmu2 sosial, diamana keduanya memiliki ciri2 keilmuan yg sama.


4.Hamersma: filsafat adalah pengetahuan Metodis, sistematis dan koheren (bertalian) tentang seluruh kenyataan.3.Bersifat spekulatif . semua pengetahuan yg sekrg ada dimulai dari spekulasi. Serangkain spekulasi itu dapat dipilih yg lebih bisa diandalkan (yg merupakan titik awal dari penjelajahan pengetahuan).